Find us on Google+ E R M A N POENYA: MAKALAH: PPD

Ads 468x60px

.

Labels

Jumat, 05 Juli 2013

MAKALAH: PPD


MAKALAH 
PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK 


OLEH  KELOMPOK I 
NAMA:                              NIM: 
1. MILHAM                                      15.1.11.6.O16 
2. MASPUR HAMZAN                      15.1.11.6.036 
3. M. SERA’I                                    15.1.11.6.039 
4. HERMAN SUGIANTO                   15.1.11.6.019 


FAKULTAS TARBIYAH 
PENDIDIKAN IPS EKONOMI 
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) 
MATARAM 2012 




KATA PENGANTAR

Bismillahirrahmaanirraahim 
Assalamu ‘alaikum warah matullahi wabarakatuh 


            Puji dan syukur marilah kita panjatkan kepada Allah SWT. Semoga Shalawat dan Salam selalu terlimpah kepada junjungan alam nabi besar kita yakni Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat, tabiin, dan kita semua sebagai umat yang taat dan tunduk terhadap ajaran yang dibawanya. 
           Lewat kesempatan ini kami ucapkan banyak-banyak terima kasih kepada bapak/ibu dosen yang telah membimbing kami dalam proses belajar, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya. 
         Kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan, oleh karena itu kami mengharapkan kritik dan saran dari pembaca yang bersifat membangun supaya kami bisa memperbaiki semua kesalahan dan kekurangan kami dalam menyusun makalah ini. Terlepas dari kekurangan makalah ini, kami mengharapkan semoga makalah ini bermanfaat bagi pembaca dan menjadi amal saleh bagi kami. Aamiin .. 


DAFTAR ISI


KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
         A. Latar Belakang
         B. Rumusan Masalah
         C. Tujuan
BAB II PEMBAHASAN
         A. Pengertian Perkembangan Peserta Didik
              1. Peserta Didik
              2. Perkembangan Peserta Didik
         B. Ruang Lingkup Peserta Didik
         C. Faedah Mempelajari Perkembangan Peserta Didik
BAB III PENUTUP
         A. Kesimpulan
         B. Saran
DAFTAR PUSTAKA



BAB I 

PENDAHULUAN 

A. LATAR BELAKANG

          Proses pembelajaran pada semua jenis, satuan, dan jenjang pendidikan tanfa dipadu dengan pemahaman guru tentang perkembangan peserta didik hanya akan menjelma sebagai pendidikan rambang dan cenderung antipedagogis. 
           Dengan praktik-praktik anomali semacam itu, trasformasi bahan ajar oleh guru akan menjelma laksana memilih beragam sajian menu prasmanan hanya semata atas dasar reka-reka selera makan orang-orang yang diduga akan hadir daalam sebuah pesta. Tindakan seperti itu laksana merekonstruksi sebuah bangunan pengetahuan tanfa pondasi dasar keilmuan yang kalaupun ada capaiannya, tidak lebih berupa faktor kebetulan semata. 
        Karenanya , menjadi kemutlakan bagi guru memahami secara luas dan mendalam mengenai perkembangan fisik, mental, dan intelektual peserta didiknya, sebelum dan selama proses pembelajaran berlangsung. Oleh karena itu, disini kami memandang perlu untuk mengangkat masalah perkembangan peserta didik yang meliputi sebagian besar yang terjadi pada peserta didik. 

B. RUMUSAN MASALAH
1. Apakah pengertian atau definisi dari perkembangan peserta didik?
2. Apa sajakah ruang lingkup dari perkembangan peserta didik?
3. Apa faedah mempelajari perkembangan peserta didik?

C. TUJUAN

           Dalam makalah ini, kami bertujuan untuk memberikan sedikit pencerahan yang mungkin bisa dijadikan pedoman bagi pendidik di lingkungan manapun yang melakukan proses belajar mengajar agar dapat melihat lebih jelas apa masalah yang timbul dari peserta didik. 


BAB II 


PEMBAHASAN 

A. Pengertian Perkembangan Peserta Didik

     1. Peserta Didik
             Peserta didik merupakan sumber daya utama dan terpenting dalam proses pendididkan formal. Tidak ada peserta didik, tidak ada guru. Peserta didik bisa belajar tanfa guru. Sebaliknya, guru tidak bisa mengajar tanfa peserta didik. Karenanya, kehadiran peserta didik menjadi keniscayaan dalam proses pendidikan formal atau pendidikan yang dilembagakan dan menuntut interaksi antara pendidik dan peserta didik. Tentu saja, optimasi pertumbuhan dan perkembangan peserta didik diragukan perwujudannya tanfa kehadiran guru yang profesional. 
         Dalam bahasa indonesia, makna sisiwa, murid, pelajar, dan peserta didik merupakan sinonim (persamaan), semuanya bermakna anak yang sedang berguru (belajar dan bersekolah) , atau anak yang sedang memperoleh pendidikan dasar dari suatu lembaga pendidikan. Peserta didik adalah subjek utama dalam pendidikan. Dialah yang belajar setiap saat. 
             Dalam pengertian umum , anak didik adalah setiap orang yang menerima pengaruh dari seseorang atau sekelompok orang yang menjalankan kegiatan pendidikan. Sedangkan dalam arti sempit, anak didik adalah anak ( pribadi yang belum dewasa) yang diserahkan kepada tanggung jawab pendidik. 
            Dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendididkan Nasional, sebagaimana yang dikutip oleh Murip Yahya (2008 : 113) , dijelaskan bahwa yang dimaksud dengan peserta didik adalah anggota masyarat yang berusaha mengembangkan diri melalui proses pembelajaran yang tersedia pada jalur, jenjang, dan jenis pendidikan tertentu. 
           Dari uaraian tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa yang dimaksud dengan peserta didik adalah individu manusia yang secara sadar berkeinginan untuk mengembangkan potensi dirinya (jasmani dan ruhani) melalui kegiatan proses belajar mengajar yang tersedia pada jenjang atau tingkat dan jenis pendidikan tertentu. 
2. Perkembangan Peserta Didik 
        Secara sederhana, perkembangan didefinisikan sebagai kemajuan menuju kedewasaan. Menurut Santrock Yussen (1992) mengatakan bahwa perkembangan merupakan pola perkembangan individu yang berawal pada masa konsepsi dan terus berlanjut sepanjang hayat dan bersifat involusi. Pendapat ini sangat tepat untuk menjelaskan pengertian perkembangan. Manusia berkembang tidak hanya dari masa kelahiran saja tetapi dari masa konsepsi manusia sudah mulai berkembang. Masa konsepsi mempunyai arti waktu dimana sel telur (ovum) bertemu sperma. Pada saat itu pula manusia berkembang hingga mempunyai bagian-bagian tubuh yang lengkap. Perkembangan manusia akan terus berlanjut sampai saat pengambilan ruh tiba. Semua makhluk Tuhan tidak akan tahu kapan perkembangan dalam dirinya itu terhenti. 
             Menurut E.B Hurlock perkembangan bersifat kualitatif dan kuantitatif, artinya proses perkembangan ada yang dapat diukur dan adapula yang tidak dapat diukur. Misalnya perkembangan otak manusia tidak dapat kita lihat proses perkembangannya, yang kita lihat adalah gejala-gejalanya. Demikian pengertian dari perkembangan itu sendiri. 
       Selanjutnya, perkembangan peserta didik merupakan sebuah perubahan secara bertahap dalam kemampuan, emosi, dan keterampilan, yang terus berlangsung hingga mencapai usia tertentu. 
           Pemahaman dasar tentang perkembangan peserta didik diperlukan oleh guru untuk mengembangkan basis pengetahuan, keterampilan, dan sikap mereka sesuai dengan tahap kehidupannya. Dengan demikian, guru harus memahami berbagai faktor yang dapat mempengaruhi perkembangan maupun pertumbuhan peserta didiknya, termasuk genetik, lingkungan, kondisi sosial-ekonomi, dan lain sebagainya. Peserta didik mengembangkan berbagai keterampilan dan kemampuan dirinya, termasuk pengembangan sosial, emosional, dan intelektual. Karena itu, guru perlu belajar tentang pengembangan kemampuan dan keterampilan peserta didknya, khususnya yang berkaitan dengan: 
· Keterampilan motorik halus dan kasar; 
· Kemampuan intelektual; 
· Perkembangan emosional; 
· Keterampilan bahasa; dan 
· Keterampilan sosial. 

B. Ruang Lingkup Perkembangan Peserta Didik 
         Ruang lingkup perkembanga peseerta didik sebagai salah satu mata kuliah dasar pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) mencakup berbagai masalah tentang Perkembanga Peserta Didik termasuk metedologinya dan berbagai karekteristik serta komponen yang ada di dalamnya. Adapun kajjian Perkembangan Peserta Didik meliputi; Pengertian dan Ruang Lingkup Perkembangan Peserta Didik,Hukum-hukum Perkembangn Peserta Didik,Faktor-faktor Perkembangan Peserta Didik, Tugas-tugas Perkembangan Peserta Didik, Fase –fase Perkembangan Peserta Didik, Perkembanngan Peserta Didik, Pekembangan Fisik,Intelegasi,Emosi, Moral, Sikap , Nilai, Perkembangan Jiwa Beragama Pada Anak dan Remaja, dan banyak lagi yang lainnya. 
           Di samping itu , sebagai objek studi dan ruang lingkup perkembangan peserta didik, maka peserta didik merupakan suatu bentuk totalitas. Konsep anak didik sebagai suatu totalitas dapat mengundang tiga pengertian berikut : 
a) Anak adalah makhluk hidup (organisme) yang merupakan suatu kesatuan dari keseluruhan aspek yang terdapat dalam dirinya. 
b) Dalam kehidupan dan perkembangn anak, keseluruhan aspek anak saling terjalin satu sama lain. 
c) Anak berbeda dari orang dewasa bukan sekedar fisik, tetapi secara keseluruhan. 
             Sebagai suatu totalitas , anak didik dipandang sebagai makhluk hidup yang utuh , yakni sebagai suatu kesatuan dari keseluruhan aspek fisik dan psikis yang terdapat dalam dirinya. Keseluruhan aspek fisik dan psikis tersebut tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Karena itu , anak juga dipandang sebagai individu. Lebih lanjut, konsep anak sebagai suatu totalitas atau kesatuan mengandung arti bahwa terdapat saling keterjalinan antara keseluruhan aspek yang terdapat dalam diri anak tersebut secara terintegrasi, saling terjalin,dan memberikan dukungan fungsional satu sama lain. Bila dibandingkan dengan orang dewasa,konsep anak sebagai suatu totalitas juga mengandung arti bahwa perbedaan anak dengan orang dewasa tidak terbatas secara fisik melainkan secara keseluruhan. 

C. Faedah Mempelajari Perkembangan Peserta Didik 
           faedah mempelajari perkembangan peserta didik banyak sekali, diantaranya seperti kita memiliki pengetahuan tentang perkembangan peserta didik dan berbagai persoalan serta perkembangnanya, khususnya pada anak dan remaja baik di sekolah atau dimadrasah serta dalam kehidupan sehari-hari. Untuk lebih jelasnya faedah mempelajari perkembagan peserta didik dapat dikemukakan , yaitu : 
1. Dapat memahami secara haris besar pola umum dperkembangan dan pertumbuhan anak pada tiap-tiap fase. 
2. Dapat memunculkan sikap sengn bergaul dengn orang lain, terutama pada anak-anak dan remaja dengan penuh perhatian serta kasih sayang kepada mereka, baik di lingkungn keluarga , sekolah, maupun di lingkungn masyarakat. 
3. Dapat mengarahkan seseorang untuk dapat berbuat dan berperilaku yang selaras dengan tingkat perkembangan orang lain. 
4. Khusus bagi pendidik, dapat memahami dan memberikan bimbingn dan arahan kepada anak didik sesuai dengan tingkat taraf perkembangan anak didik, sehingga proses pendidikan berjalan secara sukses dan tercapai tujuan yang diinginkan. 
            Faedah mempelajar perkembanga peserta didik tentu akan memberikan kemudahan bagi pendidikan terutam dalam mengenali dan memahami serta memberi arahan baik dalam belajar maupun dalam membarikan solusi kepada anak didik terhadap setiap persoalan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari. 


BAB III 

PENUTUP 

A. KESIMPULAN 
            Peserta didik adalah individu manusia yang secara sadar berkeinginan untuk mengembangkan potensi dirinya (jasmani dan ruhani) melalui kegiatan proses belajar mengajar yang tersedia pada jenjang atau tingkat dan jenis pendidikan tertentu. 
           Secara sederhana, perkembangan didefinisikan sebagai kemajuan menuju kedewasaan, secara umum perkembangan merupakan pola perkembangan individu yang berawal pada masa konsepsi dan terus berlanjut sepanjang hayat dan bersifat involusi. 
          perkembangan bersifat kualitatif dan kuantitatif, artinya proses perkembangan ada yang dapat diukur dan adapula yang tidak dapat diukur. 
          Perkembangan peserta didik merupakan sebuah perubahan secara bertahap dalam kemampuan, emosi, dan keterampilan, yang terus berlangsung hingga mencapai usia tertentu. 
          Ruang lingkup perkembanga peseerta didik sebagai salah satu mata kuliah dasar pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) mencakup berbagai masalah tentang Perkembanga Peserta Didik termasuk metedologinya dan berbagai karekteristik serta komponen yang ada di dalamnya. 
           Faedah mempelajari perkembangan peserta didik banyak sekali, diantaranya seperti kita memiliki pengetahuan tentang perkembangan peserta didik dan berbagai persoalan serta perkembangnanya, khususnya pada anak dan remaja baik di sekolah atau dimadrasah serta dalam kehidupan sehari-hari. 

B. SARAN 
        Setelah mengetahui apa itu perkembangan peserta didik, ruang lingkup peserta didik, dan faedah mempelajari perkembangan peserta didik, guru diharapkan untuk lebih memperhatikan para peserta didiknya, supaya apa yang selama ini diharapkan untuk menciptakan cita-cita dari pelaksanaan pendidikan bisa terlaksana dan tercapai. 


DAFTAR PUSTAKA 

Amrullah; Hully. 2011. Perkembangan Peserta Didik (Pengantar Awal). Mataram: Alam Tara Institute. 
Danim, Sudarmawan. 2010. Perkembangan Peserta Didik.Bandung: ALFBETA. 
http://zhuldyn.wordpress.com/materii-lain/perkembangan-peserta-didik/ 

0 komentar:

Poskan Komentar